Dipagi hari jum'at yang cerah ini, semenjak dari perjalanan dari rumah kekantor,, telinga gue nggak terfokus dengan 102.2 fm Prambor's rasisonia......pasangan desta dan daging, membahas masalah "denied" menyangkal bahwa kita tidak mencintai seseorang, menyangkal perasaan bahwa kita will be ok saat kita putus dengan seseorang but padahal deep down inside tuh perrrrriiiiiiih banget.............
Nah setibanya dikantor, gue baca tema dibuletin board tentang "what will u do if someone u love is happier without you" duuuh...kenapa ya ??? Sound's kayanya mo kiamat aja ( heheheh nggak segitunya ya)
Well...i realized mungkin gue pernah denied sama perasaan gue about something.....tapi...klo ternyata seseorang yang gue cinta ternyata lebih happy without me kok sounds silly ya...yang bodoh gue yang bisa dibohongin atau orang yang gila itu without me ya ????
Mostly langkah - langkah yang diambil rekan friendster :
1. let him go although it hurts so much
2. masih banyak janda - janda kaya yang bisa dijadiin pacar.....etc but guys...yang terlintas dipikiran gue cuma mengapa bisa terjadi.....Biasanya klo kita sudah cinta berarti kita sudah siap untuk mengenal orang macam apa yang kita cintaikan ??????
Anyway it might be happened to anyone...Sereeeem ya !!!